Senin, 19 September 2011

We Can Do it

Semangat akan meningkatkan kekebalan tubuh anda. Tetap mendekat pada yang maha Kuasa, Dia lah yang memberi dan Dia pula yang mampu mengangkatnya. Menerima dan berusaha sebaik mungkin karena andalah orang yang disayang Tuhan. Masa depan anda masih panjang, masih banyak mereka yang membutuhkan anda.
“Sakit mengajarkan kesabaran tanpa batas. Sebuah skenario yang luar biasa, jika mampu memahaminya…."

Senin, 22 Agustus 2011

Ramadhan


Alhamdulillah 22hari sudah kulalui (meski bolong na 8 hari :D) dibulan yang suci ini, bulan bertebar rahmat ampunan ini, semoga Engkau mengampuni dosa-dosaku ya Robbi, semoga aku masih bisa melewati ramadhan-ramadhan yang akan datang.

Jumat, 19 Agustus 2011

Teratai

Teratai merupakan tumbuhan air yang tumbuh di atas lumpur tetapi bunganya berkembang dengan cantik di bawah matahari. Daun teratai tidak basah kalau kena air. Jika kita tuangkan sedikit air ke atas daun teratai, air akan mengalir turun. Kuingin tegar seperti teratai yang tak goyah oleh kilau dunia. Teratai memang bukan bunga yang harum semerbak, tetapi keberadaannya mampu membuat orang menoleh dan memperhatikannya. Tak peduli dia hidup di kolam gedung megah atau di kubangan lumpur belantara, tetaplah mereka akan memberi kesan mendalam bagi yang melihatnya. Teratai juga merupakan bunga yang tak pernah "mati" saat kemarau melingkupi bumi, dia tetap hidup dalam umbinya, terpuruk dalam tanah kering kerontang. Tetapi begitu hujan datang, kuncup bunga akan segera mekar ditengah hijau dedaunan.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Kumohon Ridhomu

Bila aku masih diberikan kesempatan, izinkan aku untuk memilih. Hidup ini pilihan, namun kenapa sepertinya aku tak punya pilihan lain selain menerima apa yang tak kuinginkan. Dalam hati kecilku aku ingin meneruskan perjalanan mencari sesuatu tuk mengisi ruang kosong ini, namun waktu dah tak memungkinkan lagi. Bukannya aku putus asa dengan semua ini, tapi ku hanya bisa berharap semoga Engkau meridhoi apa yang telah menjadi kehendakmu, , ,

Jumat, 15 Juli 2011

Kanker Payudara, Butuh Dukungan Keluarga

KANKER PAYUDARA masih menjadi momok para wanita. Selain kemajuan teknologi di dunia kedokteran, kanker payudara bisa disembuhkan dengan dukungan keluarga dan kerabat terdekat.
Kanker payudara adalah tumor yang dalam istilah bahasa latinnya berarti pembengkakan. Tumor terjadi dari sel-sel yang membelah secara berlebihan dan merusak dan menginvasi jaringan sekitarnya atau berkeliaran ke bagian-bagian badan lain. Kecepatan tumbuh kanker payudara berbeda-beda bergantung pada tipe-tipe kanker payudara.

Umumnya, waktu yang dibutuhkan suatu tumor untuk tumbuh menjadi sebesar dua kali yang disebut juga sebagai doubling time berkisar 50 sampai 200 hari. Perubahan dari sel normal menjadi sel ganas terjadi beberapa tahun sebelum bukti kanker terdeteksi. Kanker payudara mungkin merupakan kata-kata yang paling menakutkan, namun penting disadari bahwa suatu diagnosis kanker payudara bukanlah suatu vonis kematian.

"Cancer is just a word, not a sentence," ucap ahli bedah kanker, dr Samuel Haryono SpBK (Onk) dalam acara temu pasien kanker payudara yang diselenggarakan RS Dharmais dan sanofi-aventis, beberapa waktu lalu.

Kanker payudara merupakan penyakit yang bisa diobati dan angka harapan hidup kini jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Bahkan, kecacatan akibat operasi sudah bisa dihindari.

Peduli, berharap, dan bertahan merupakan tiga kata kunci bagi pasien kanker payudara dalam menjalani kehidupan mereka. Pasien, keluarga, dokter, relawan, dan lingkungan haruslah saling peduli dan mendukung dalam mengatasi penyakit ini agar pasien tetap memiliki harapan atau semangat hidup yang tinggi serta berkomitmen yang kuat untuk patuh menjalani pengobatan dan bertahan hidup.

"Kepedulian terhadap pasien kanker payudara sangat diharapkan karena pasien kanker memang mengalami masa-masa sulit sehubungan dengan penyakit mereka," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Mengibaratkan seperti lagu Michael Jackson,"You Are Not Alone", Samuel menuturkan bahwa para penderita kanker tidak sendiri. Cobalah untuk mengatasinya, lakukan sekarang juga.Para penderita akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk melawan kanker payudara.

"Umumnya terdapat lima fase reaksi emosional penderita ketika diberitahukan bahwa penyakit yang dideritanya adalah kanker yang sudah lanjut," tutur dr Maria Astheria Wijaksono Cert.in PC, MPALL dari RS Dharmais pada acara yang sama.

Fase pertama, denial, penderita menyangkal kenyataan, kemudian fase anger, penderita marah terhadap kenyataan yang dihadapinya, yang diikuti fase bargaining atau fase menimbang-nimbang dan depression, penderita diliputi depresi. Setelah fase ini berlalu, akhirnya penderita akan sadar dan menerima kenyataan bahwa jalan hidupnya telah berubah (acceptance).

"Perawatan pasien kanker payudara terutama stadium lanjut dan terminal memerlukan penanganan yang multidisiplin," sebut dokter yang meraih gelar Master in Palliative Care di Flinders University, Australia, tahun 2008.

"Kebanyakan pasien kanker bahkan sudah membutuhkan perawatan suportif sejak awal pengobatan. Karena itu penting bagi keluarga, pendamping serta relawan untuk selalu memberikan harapan agar pasien dapat bertahan. Dan yang terpenting adalah agar pasien tetap bersemangat," sebut dokter kelahiran 10 Agustus 1961 ini.

Semua wanita mempunyai risiko untuk menderita kanker payudara, diperkirakan 185.000 kasus baru didiagnosis setiap tahunnya. Faktor risiko yang terpenting untuk berkembang menjadi kanker adalah usia. Adanya riwayat keluarga pada derajat 1 (seperti ibu, saudara, dan anak) yang mempunyai kanker payudara sebelum menopause mengindikasikan bahwa wanita tersebut memiliki risiko yang meningkat untuk berkembang menjadi kanker payudara.

Demikian pula wanita yang mempunyai anak sebelum usia 30 berisiko rendah, sedangkan wanita yang mendapatkan haid pertamanya lebih awal. Namun, hanya sekitar 1 di 20 kasus kanker payudara yang herediter murni yang terjadi dalam keluarga.

Kita tidak tahu persis penyebab dari kanker payudara, tapi kita tahu bahwa ini secara pasti tidak menular. Sering dikatakan bahwa berolahraga serta diet rendah lemak mempunyai efek protektif. Sementara merokok dan alkohol sebaliknya meningkatkan risiko kanker payudara.

Jumat, 15 April 2011

Kecantikan Sejati



Adalah kebahagiaan seorang laki-laki ketika Allah menganugrahkannya seorang istri yang apabila ia memandangnya, ia merasa semakin sayang. Kepenatan selama di luar rumah terkikis ketika memandang wajah istri yang tercinta. Kesenangan di luar tak menjadikan suami merasa jengah di rumah. Sebab surga ada di rumahnya; Baiti Jannati (rumahku surgaku).
Kebahagiaan ini lahir dari istri yang apabila suami memandangnya, membuat suami bertambah kuat jalinan perasaannya. Wajah istri adalah keteduhan, telaga yang memberi kesejukan ketika suami mengalami kegerahan. Lalu apakah yang ada pada diri seorang istri, sehingga ketika suami memandangnya semakin besar rasa sayangnya? Konon, seorang laki-laki akan mudah terkesan oleh kecantikan wajah. Sempurnalah kebahagiaan seorang laki-laki jika ia memiliki istri yang berwajah memikat.
Tapi asumsi ini segera dibantah oleh dua hal. Pertama, bantahan berupa fakta-fakta. Dan kedua, bantahan dari sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Konon, Christina Onassis, mempunyai wajah yang sangat cantik. Ia juga memiliki kekayaan yang sangat besar. Mendiang ayahnya meninggalkan harta warisan yang berlimpah, antara lain kapal pesiar pribadi, dan pulau milik pribadi juga. Telah beberapa kali menikah, tetapi Christina harus menghadapi kenyataan pahit. Seluruh pernikahannya berakhir dengan kekecewaan. Terakhir ia menutup kisah hidupnya dengan satu keputusan: bunuh diri.


Kecantikan wajah Christina tidak membuat suaminya semakin sayang ketika memandangnya. Jalinan perasaan antara ia dan suami-suaminya tidak pernah kuat.
Kasus ini memberikan ibroh kepada kita bahwa bukan kecantikan wajah secara fisik yang dapat membuat suami semakin sayang ketika memandangnya. Ada yang bersifat psikis, atau lebih tepatnya bersifat qalbiyyah!

Bantahan kedua, sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Seorang wanita dinikahi karena empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.” (HR. bukhari, Muslim)
Hadist di atas sebagai penguat bahwa kesejukan ketika memandang sehingga perasaan suami semakin sayang, letaknya bukan pada keelokan rupa secara zhahir. Ada yang bersifat bathiniyyah.

Dengan demikian wahai saudariku muslimah, tidak mesti kita harus mempercantik diri dengan alat kosmetik atau dengan menggunakan gaun-gaun aduhai yang akhirnya akan membawa kita pada sikap berlebihan pada hal yang halal bahkan menyebabkan kita menjadi lalai dan meninggalkan segala yang bermanfaat dalam perkara-perkara akhirat,wal ‘iyadzubillah. Namun tidak berarti kita meninggalkan perawatan diri dengan menjaga fitrah manusia, dengan menjaga kebersihan, kesegaran dan keharuman tubuh yang akhirnya melalaikan diri dalam menjaga hak suami. Ada yang lebih berarti dari semua itu, ada yang lebih penting untuk kita lakukan demi mendapatkan cinta suami.

Sesungguhnya cinta yang dicari dari diri seorang wanita adalah sesuatu pengaruh yang terbit dari dalam jiwa dengan segala kemuliaannya dan mempunyai harga diri, dapat menjaga diri, suci, bersih, dan membuat kehidupan lebih tinggi di atas egonya.
Untuk itulah saudariku muslimah… Tuangkanlah di dalam dada dan hatimu dengan cinta dan kasih sayang serta tanamkanlah kemuliaan wanita muslimah seperti jiwamu yang penuh dengan kebaikan, perhatian serta kelembutan. Bukankah kita telah melihat contoh-contoh yang gemilang dari pribadi-pribadi yang kuat dari para shahabiyyah radiyallahu ‘anhunna…?

Janganlah engkau penuhi dirimu dengan ahlak yang selalu sedih dan gelisah, banyak pengaduan dan keluh kesah dan selalu mengancam, karena hal tersebut akan menggelapkan hatimu. Tersenyumlah untuk kehidupan. Seperti kuatnya para shahabiyyah dalam menghadapi kehidupan yang keras dan betapa kuatnya wanita-wanita yang lembut itu mempertahankan agamanya…

Perhiasan jiwa, itulah yang lebih utama. Yaitu sifat-sifat dan budi pekerti yang diajarkan Islam, yang diawali dengan sifat keimanan. Sebagaimana firman Allah, (yang artinya)“Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan.” (QS. Al-Hujaraat: 7)

Apabila keimanan telah benar-benar terpatri dalam hati, maka akan tumbuhlah sifat-sifat indah yang menghiasi diri manusia, mulai dari Ketakwaan, Ilmu, Rasa Malu, Jujur, Terhormat, Berani, Sabar, Lemah Lembut, Baik Budi Pekerti, Menjaga Silaturrahim, dan sifat-sifat terpuji lainnya yang tidak mungkin disebut satu-persatu. Semuanya adalah nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada hamba-hambanya agar dapat bahagia hidup di dunia dan akhirat.

Wanita benar-benar sangat diuntungkan, karena ia memiliki kesempatan yang lebih besar dalam hal perhiasan jiwa dengan arti yang sesungguhnya, yaitu ketika wanita memiliki sifat-sifat terpuji yang mengangkat derajatnya ke puncak kemuliaan, dan jauh dari segala sesuatu yang dapat menghancurkanya dan menghilangkan rasa malunya….!
Saudariku… jika engkau telah menikah, maka nasihat ini untuk mengingatkanmu agar engkau selalu menampilkan kecantikan dirimu dengan kecantikan sejati yang berasal dari dalam jiwamu, bukan dengan kecantikan sebab yang akan lenyap dengan lenyapnya sebab.
Saudariku… jika saat ini Allah belum mengaruniai engkau jodoh seorang suami yang sholeh, maka persiapkanlah dirimu untuk menjadi istri yang sholihah dengan memperbaiki diri dari kekurangan yang dimiliki lalu tutuplah ia dengan memunculkan potensi yang engkau miliki untuk mendekatkan dirimu kepada Yang Maha Rahman, mempercantik diri dengan ketakwaan kepada Allah yang dengannya akan tumbuh keimanan dalam hatimu sehingga engkau dapat menghiasi dirimu dengan akhlak yang mulia.
Saudariku… ini adalah sebuah nasihat yang apabila engkau mengambilnya maka tidak ada yang akan diuntungkan melainkan dirimu sendiri.
Disalin dari:www.muslimah.or.id

Senin, 04 April 2011

Liliana

"ku ingin menangis dipangkuanmu, sembari mengusap kau katakan aku kan slalu ada untukmu" maafkan aku, maafkan atas kekhilafanku, sepertinya aku harus bisa belajar ikhlas menerima keadaan ini. Disatu sisi aku mengagumimu, akupun bahagia kau menempatkan aku di hatimu, disisi lain aku mengharapkan orang yang belum kukenal sama sekali, namun entah mengapa besar harap hati ini akan dirinya, mungkin aku bisa menjadikan aku satu bagian terindah dihatimu, hanya saja waktu yang belum mempertemukan kita. Sementara apa yang ada di depan, kusia-sia kan begitu saja, aku terlalu mengejar apa yang belum tentu menjadi hak apalagi miliku. Tapi aku hanya lah sorang manusia biasa yang terkadang lena oleh manisnya senyum.

Andai aku boleh jujur, aku tak ingin menyakiti siapapun, menyakiti dia sama halnya menggores hati ini sendiri. Beri aku waktu tuk meyakinkan kau lah yang terbaik untukku.

Minggu, 03 April 2011

Untuk Melawanmu

Ketika berhadapan dengan teman, keluarga atau bahkan istri yang menderita kanker payudara, biasanya Anda akan melontarkan kata-kata penyemangat. Tetapi sadarkah bahwa beberapa niat baik Anda berupa ungkapan atau kata-kata motivasi justru dapat berdampak buruk bagi mereka.

Menurut psikiater sekaligus direktur layanan psiko-onkologi di Creighton University di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, Jeffrey Knajdl setidaknya, ada lima ungkapan yang sering disampaikan oleh perawat atau pendamping dengan maksud memberi semangat. Tetapi efek yang terjadi justru sebaliknya, ungkapan ini justru dapat memutus komunikasi dan memperburuk suasana hari pasien kanker payudara.

Inilah lima ungkapan yang dapat memperburuk suasana hati penderita kanker :

1. "Semuanya akan baik-baik"

Anda tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi dengan pasien kanker payudara. Menurut Knajdl, kata-kata itu tidak lebih hanya sekedar basa-basi saja dan justru membuat rasa kepercayaan diri mereka menurun. "Ini tidak membuatnya merasa lebih baik. Karena mereka tahu ungkapan itu tidak selalu benar," katanya

Solusi : Perempuan dengan kanker payudara hanya ingin mendengar bahwa Anda akan selalu mendampinginya dalam segala kondisi. Anda harus berada di sana untuk mereka. "Teruslah mengatakan padanya bahwa Anda akan berada di sana dengan dia dan Anda akan melalui ini bersama-sama," sarannya.

2. "Saya tahu bagaimana perasaan Anda"

Kata-kata ini hampir selalu kita ucapkan apabila melihat seseorang sedih atau kesal. Masalahnya adalah, ketika Anda berkata, saya tahu bagaimana perasaan Anda, hal ini justru akan meningkatkan rasa isolasi pasien. Pasien akan beranggapan bahwa Anda tidak ingin membahas tentang penyakitnya. Anda bisa mengatakan kata-kata itu apabila mengalami kondisi yang sama dengan mereka.

Solusi: Menurut Knajdl, sebuah pendekatan akan lebih baik, misalnya dengan menanyakan sesuatu seperti, "Bagaimana suasana hati Anda?" Jika orang yang Anda rawat sedang cemas atau sedih, ini dapat memberinya kesempatan untuk mencurahkan segala bentuk perasaannya kepada Anda. Cara ini lebih baik ketimbang pasien terus menyimpan segala keluh kesahnya seorang diri.

3. "Coba tetap bersikap positif, rileks, dan menghindari stres membantu kesembuhan Anda"

Pasien kanker seringkali mendengarkan nasihat seperti ini. Mereka dalam kondisi terpuruk dan Anda tak ingin perasaan terpuruk itu mempersulit proses penyembuhan.

Sangat disayangkan, banyak sekali literatur mengatakan bahwa penderita kanker payudara mengalami sakit karena rasa cemas, stres dan dan mereka bisa sembuh apabila selalu merasa senang dan berpikir positif.

Tetapi kenyataannya yang terjadi adalah mereka justru menjadi lebih khawatir karena selalu berpikir bagaimana cara agar tidak cemas. Mereka juga merasa bersalah karena dirinya tidak merasa bahagia.

Solusi: Ketika pasien tegang atau cemas, mintalah dia untuk mengidentifikasi apa yang menjadi pemicu munculnya stres dan lakukan sesuatu yang bisa membuatnya beristirahat. Dengan kata lain, jangan hanya mengatakan "santai," tetapi ikut membantunya dengan cara mengatasi permasalahannya.

4. "Kita bisa mengalahkan penyakit ini"

Kata-kata ini seringkali dilontarkan untuk memberi semangat dan kekuatan bagi mereka yang menyandang penyakit cukup berat. Namun, pandangan berbeda justru dilontarkan oleh Knajdl. Ia mengatakan bahwa sulit untuk seseorang bisa menang melawan kanker hanya dengan bermodalkan sikap optimistis dan kemauan yang kuat. "Ada berbagai macam faktor yang mendasari mengapa beberapa orang bisa sembuh dengan cara ini dan yang lainnya tidak. Bagi mereka yang sembuh, hanya faktor keberuntungan saja," ucapnya.

Solusi: Cara terbaik untuk membantu mereka (penderita kanker) merasa positif dan penuh harapan adalah dengan terus meyakinkannya bahwa Anda akan selalu bersama-sama mereka, tetap merawat dan mendukung dia dan membuatnya senyaman mungkin selama menjalani terapi.

5. "Selamat, Anda sudah selesai menjalani kemoterapi"

Sebagai pendamping pasien, Anda akan merasa senang ketika pengobatan selesai. Tetapi apa yang Anda rasakan belum tentu sama dengan apa yang mereka (pasien) alami. Ketika pengobatan selesai, tidak ada yang dapat mereka lakukan kecuali menunggu, dan tentu saja ini akan kembali menimbulkan perasaan cemas bagi mereka.

Solusi : Beri dia kesempatan untuk mengungkapkan bagaimana perasaannya. Coba tanyakan pertanyaan terbuka, seperti, "Bagaimana perasaan Anda sekarang setelah menyelesaikan kemo?" Cara ini akan memungkinkan Anda untuk mengendalikan respon. Intinya adalah, apa pun yang dia rasakan tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah Anda harus siap mendengarkan apa pun yang dia katakan.

Jumat, 01 April 2011

Aku Selalu Mendukungmu

Penderita kanker payudara, terutama stadium lanjut, umumnya diliputi kemarahan dan depresi karena memikirkan penyakit yang dideritanya. Karena itu, dukungan keluarga amat diperlukan dalam perawatan pasien. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat hidup dan komitmen pasien untuk tetap menjalani pengobatan.Diagnosis kanker bukan vonis kematian. “Dengan terapi sejak dini, angka harapan hidup kini jauh lebih tinggi dari sebelumnya, bahkan kecacatan akibat operasi bisa dihindari.
Sayangnya, banyak penderita baru datang berobat pada stadium lanjut. Data dari RS Dharmais pada 5 tahun terakhir ini mencatat, angka kejadian kanker payudara menempati urutan pertama yaitu 32 persen dari total jumlah kasus kanker. Di antara para pas ien kanker payudara itu, hanya 40 persen yang datang berobat pada stadium awal.
Umumnya ada lima fase reaksi emosional penderit a ketika diberitahu menderita kanker yang sudah lanjut, kata dr Maria Astheria Wijaksono, ahli perawatan paliatif dari RS Kanker Dharmais. Fase pertama adalah penderita menyangkal kenyataan, lalu marah terhadap kenyataan yang d ihadapi, diikuti fase menimbang-nimbang dan diliputi depresi. Setelah fase ini berlalu, akhirnya pasien sadar dan menerima kenyataan.
Berikut ini ada 6 hal yang bisa dilakukan seseorang sebagai bentuk dukungan terhadap orang dengan kanker payudara:

1. Mendukung apapun yang dia putuskan
Pengobatan untuk kanker payudara melibatkan keputusan yang tidak berujung, mulai dari lumpectomy, radiasi, kemoterapi atau bahkan mastectomy. Untuk itu cobalah menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi, tapi bantu ia mempertimbangkan pro dan kontranya dengan tetap memahami ketakutan serta emosional lainnya.

2. Jangan biarkan ia pergi konsultasi seorang diri
Tidak peduli seberapa mandiri atau beraninya ia, tapi usahakan tetap menemaninya karena memiliki janji dengan dokter kanker saja bukanlah hal yang menyenangkan. Dengan adanya orang yang menemani, maka bisa mengurangi rasa panik dan memberikan dukungan.

3. Berbicara secara terbuka tentang payudaranya dengan pasangan
Payudara memainkan peran yang besar dalam kehidupan seks pasangan, sehingga jika kehilangan 1 atau kedua payudara maka bisa mengurangi rasa seksualitas perempuan. Untuk itu jika ia memutuskan melakukan mastektomi, maka jelaskan bahwa masih ada daya tarik lain dalam dirinya selain payudara serta yakinkan ia bahwa kesehatan sesuatu yang jauh lebih penting.

4. Mengantisipasi dan membantunya bila ia tidak bisa melakukan sesuatu
Terkadang setelah operasi seseorang tidak bisa mengangkat lengannya, karena itu bantulah dengan mendekatkan atau meletakkan barang-barang yang diperlukannya dibagian bawah rak sehingga ia tidak perlu mengangkat lengan.

5. Jadilah perawat yang kuat
Pengobatan kanker umumnya melibatkan banyak efek samping yang tidak menyenangkan seperti mual, nyeri serta kelelahan. Ketika pasien kanker terlalu lelah untuk bangun dari tempat tidur, terlalu sakit untuk makan atau tidak bisa berjalan, maka berilah bantuan dengan menjadi perawat yang kuat.

6. Jangan berharap semuanya akan baik-baik saja dalam waktu cepat
Meskipun pengobatan sudah selesai, bukan berarti semuanya bisa akan kembali biasa dalam waktu cepat. Kemoterapi bisa membuat kerontokan rambut atau bahkan menjadi botak, dan kehilangan payudara akan berdampak bagi kepercayaan dirinya. Untuk itu bantulah ia memilih penutup kepala yang cantik serta menyakinkan bahwa ia tetap seksi. Bertahanlah di sana selama dibutuhkan.

Senin, 28 Maret 2011

Secangkir Semangat

Wanita itu indah. Setiap lekuk tubuhnya adalah aurat yang wajib dijaga. Tak sorang wanitapun yang menginginkan kekurangan di dalam tubuhnya, mereka semua ingin tampak sempurna dihadapan pasangannya, setidaknya memiliki daya tarik tersendiri. Banyak perempuan yang tergoda untuk mempercantik dirinya atau mengubah apa yang sudah dia terima, sepertinya dia tidak terima dengan apa yang sudah diberikan oleh yang maha kuasa. Terutama dalam hal bentuk tubuh. Tak jarang bagi mereka yang memiliki uang lebih, yang melakukan suntik silikon payudara yang katanya untuk menambah volume agar nampak lebih menarik. Padahal mereka sadar akan bahaya dan resiko terburuk dari proses itu. Bila tidak ditangani oleh dokter yang berpengalaman, salah-salah bisa menyebabkan radang payudara bahkan kanker payudara.
Padahal banyak dari wanita-wanita di dunia ini yang berjuang keras melawan penyakit itu. Penyakit yang sangat ditakutkan oleh semua perempuan. Penyakit pembunuh perempuan.
Secangkir semangat aku tuangkan untuk mengisi hari-hari ini, andai aku harus menghembuskan nafas terkhirku dikarenakan penyakit itu, aku ingin pergi dalam keadaan balutan islam, dengan 2 kalimat syahadat. Aku berharap perjuanganku selama ini tidak sia-sia. Setidaknya di detik-detik terakhir ini aku berguna untuk orang disekitarku, orang-orang yang menyayangiku, juga meraka yang kusayang. Maafkan aku bila aku belum bisa menjadi yang kau mau, menjadi seseorang yang bisa membuatmu bangga. Namun sesungguhnya aku telah berusaha keras untuk menjadi semua itu. Batas kemampuan ini yang belum memungkinkan aku untuk menjadi lebih dari sekedar aku. Secangkir semangat ini yang selalu membuatku tegar menghadapi apapun. Aku tak ingin kau tau beban yang kupikul, tak ingin kau tau setiap tetes airmata yang berurai dipipi saat mengingat hari-hari terakhir, apalagi menjadi derita yang membebanimu. Aku ingin menjadi orang yang bahagia, selalu terlihat ceria, biarkan kulukis indahnya duniaku sendiri.
Engkau lah secangkir semangatku. Setiap kata yang kau ucap adalah doa' setiap helai nafasmu adalah nafasku, lelahmu adalah lelahku, bahagiamu adalah bahagiaku. Terima kasih atas semuanya.

Jumat, 04 Maret 2011

Rasa ciNtaku




Karena aku mencintaimu,
maka aku ingin menjagamu.
Karena aku mencintaimu,
aku tak ingin terlalu dekat denganmu.
Karena aku mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu.
Karena cintaku padamu,
Tak akan kubiarkan cermin hatimu menjadi buram,
Tak akan kubiarkan telaga jiwamu menjadi keruh,
Tak akan kubiarkan perisai qolbumu menjadi retak, bahkan pecah.
Karena cinta ini,
Ku tak ingin mengusik ketentraman batinmu,
Ku tak ingin mempesonamu,
Ku tak ingin membuatmu simpati dan kagum,
Atau pun menaruh harap padaku. Maka biarlah…
Aku bersikap tegas padamu,
Biarlah aku seolah acuh tak memperhatikanmu,
Biarkan aku bersikap dingin,
Tidak mengapa kau tidak menyukai aku,
Bahkan membenciku sekali pun, tidak masalah bagiku….
Semua itu karena aku mencintaimu,
Demi keselamatanmu,
Demi kemuliaanmu.

Seuntai kata

"sesungguhnya tak ada satupun wanita jelek didunia ini, hanya saja mereka tidak tau cara menghiasi dirinya agar terlihat menarik"

Ya Tuhan . . .
aku berdoa untuk laki-laki yang akan jadi bagian hidupku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku tapi karena hatiku,
Seorang laki-laki yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi,
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya.


Ya Tuhan
Aku tidak memohon seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang laki-laki yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya,
Seorang laki-laki yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya,
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya,
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Ya Tuhan…
Aku juga memohon,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga,
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu,
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya,
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya,
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan :
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan

Sabtu, 01 Januari 2011

Continuing life


Tonight it rained again, decorticate will not be forgotten memories. You introduced me to think that never felt before, you give I've never got before I know you, I already know that I slowly began to understand you, understand the presence of you, but time didn't permit, happiness seems to me it is very expensive to reach , what I think is just a glimpse of the winds that blow, breathed the smell of his wound in turbid my evening. I want my drift, along with the swift stinging drops of rain, but I couldn't.You never know it feels to lose you, I can only go on, with a smile even without your smile. :)