Minggu, 04 April 2010

Rasaku

Destinasi …….”
Setiap saat setiap waktu orang menganngan-angankan agar dapat mencapai atau meraih desstinasi terbaik apapun itu apapun cara dan jalan nya, namun pernahkah merka berpikir sedikit saja tentang orang di sekelilingnya yang harus dikalah kan untuk kepentingan kita sendiri, intuk mencapai apa yang kira inginkan. Lantas apa yang ada di pikiran kita saat mengejar destinasi,,,,

Sekelumit tentang suara hati,,,
Kawan kau adalah sesuatu yang berharga dan tak dapat kunilai dengan apapun itu, kau mampu terangi dalam gelapku kau mampu sejukkan dalam panasnya hatiku, kau sanggup jadi penuntun kala aku hamper terjatuh,,,,,,
Kawan kau janjikan kesetiaan tiada tara,,, kau buat aku hanyut dalam tingginya janjimu……
Kawan kau berikan aku sesuatu yang tak kudapat dari orang lain,,
Kawan denganmu aku tersenyum melukiskan kebahagiaan, dengan mu ku tertawa seakan dunian ikut gembira dengan candamu,,,,
Kawan,,,,
Aku berfikir kau lah anugrah yang indah yang setiap saat setiap waktu selalu ku sanjung,,,,
Kau buat aku melayang,,,
Kau juga yang mampu menghancurkan apa yang pernah kau bangun
Meluluhkan apa yang pernah kau rajut
Kau lah mahluk yang palling kejam yang pernah kutemui,
Kawan,,,,
Trimakasih untuk smua yang tlah kau beri
Trimakasih atas luka yang kau toreh
Trima kasih atas cerita ini
Trimakasih moga sakitku jadi bahagiamu

manis senyummu indah wajahmu
Seakan aku cinta padamu
Tetapi aku mencintaimu
Lebih dari yang engkau tahu
sungguh kutak pernah menginginkan ini, bisa mengenalmu mungkin satu anugrah yang tak setiap orang bisa dapatkan.. tapi kedekatanku dengan mu seperti menjadi bencana buatku,,, juga buatmu..
tuhan maafkan aku yang mungkin kurang bersyukur atas nikmat yang telah engkau limpahkan slama ini.. tapi keadaan ini yang membuatku selalu menanyakan keadilan andai bisa ku putar ulang waktu ini mungkin lebih baik aku tak mengenalmu...

Goresan Luka

Seputih putaw sebening vodka seharum ganja
mohon dimaafkan
walau sekecil ectasy salah khilafku semata
hanyalah kebodohanku
saat aku putuskan melupakan semua
tentangmu
menghapus segala kenangan
menghilangkan memori
saat paling sulit yang harus kujalani

Tiba - tiba tanpa rasa dosa

kau datang
meski hanya sapaan hiiiiii
cukup menimbulkan goresan luka
perih.....
sementara ak berusaha keras
memulihkan sayatan luka lama
menyesakan
kau datang lagi
mengembalikan memori yang sudah kubuang
terkubur......

Luka itu memang bukan salahmu

karena aku yang menorehnya sendiri
mengukir kenangan dalam hati
dalam bayang-bayangku

Namun adakah kau tau

ukiran itu adalah namamu
gambarmu, rupa dan bentukmu
sekian lama sehingga akhirnya
aku harus menyadari
ukiran itu hanyalah sebentuk hayalan
angan semata

Ketika kusadari

dirimu bukan untuk kumiliki
aku telah salah menempatkan rasa

Ternyata kau adalah kebebasan

terbanglah.......
menguaplah....
sampai satu saat nanti
aku bisa menggapaimu kembali
untuk kumiliki selamanya

Malam aku tak bisa berkata

hanya tatap mataku yang bicara
dadaku sesak penuh gejolak
yang tak kuasa aku membendungnya
hingga akhirnya mengalir ke urat nadi
aku semakin terpana
oleh biusan nafas cinta
cinta yang tak ku tau maknanya